[Review] You Are The Apple of My Eye

wp-1567267399973.jpg

Author Giddens Ko
Penerjemah  Stella Angelina dan Fei
Tahun Terbit (versi Indonesia) Februari 2014
Halaman 350
ISBN 978-602-7742-28-4
Publisher Penerbit Haru

“Mereka duduk depan belakang. Titik-titik biru mulai menodai bagian belakang baju seragam seorang anak laki-laki. Ketika menoleh, senyuman seorang gadis membuat anak laki-laki itu bermimpi selama delapan tahun dan tebelenggu seumur hidup.”

Pasti novel ini sangat tidak asing karena judulnya mirip dengan judul sebuah film. Yaa, memang dari novel karya Giddens Ko inilah kisah dalam film tersebut berasal. Film bergenre comedy romance yang rilis tahun 2011 dan cukup fenomenal pada waktu itu. Selain diangkat dari kisah nyata penulisnya sendiri, pasalnya ending cerita juga membuat para penonton gemas dan banyak juga yang patah hati. Bagaimana tidak? Sepanjang film penonton harap-harap cemas menyaksikan kisah antara Ke Jingteng dan Shen Jiayi, menunggu dengan sabar bagaimana akhir dari kisah dua remaja sekelas ini, tapi nyatanya berakhir dengan sangat mengejutkan. Unpredictable.

Sebenarnya saya tidak paham kenapa harus baca novel ini. Mungkin hanya untuk menjawab rasa penasaran beberapa tahun silam setelah filmnya terlebih dahulu saya tonton sebelum membaca novelnya. Sejak saat itu, muncul rasa penasaran, pengen tau gimana jalan cerita versi novel. Tapi ternyata novel ini sulit ditemukan setelah mencari di toko buku manapun. Dan akhirnya waktu pameran Buku Jabar Agustus lalu, saya tidak sengaja menemukannya di salah satu stand. Langsung weh ambil dari rak tanpa pikir panjang (salah satu jenis kekhilafan: nggak banyak mikir).

Menurut saya, novelnya tidak sevulgar film karena di dalam novel tidak ada satupun paragraf yang mendeskripsikan kebiasaan Ke Jingteng dan ayahnya di rumah (yang udah nonton film pasti tau deh). Tapi baik dalam film maupun novel, inti ceritanya memang sama. Namun, ternyata apa yang ada di dalam novel tidak sesederhana filmnya. Jika di dalam film mengisahkan kehidupan SMA antara Ke Jingteng dan Jiayi, namun pada novel ternyata kisah mereka dimulai sejak duduk di bangku SMP. Bukan hanya tentang Ke Jingteng, A He, dan sekelompok anak laki-laki yang menjadi pengagum abadi Shen Jiayi, tapi juga melibatkan satu tokoh lagi yang sepertinya tidak dimunculkan di film. Siapakah dia?

Dialah Li Xiaohua. Ternyata, kehadiran Xiaohua berpengaruh pada kisah Ke Jingteng dan Jiayi. Tidak seperti film yang menceritakan bagaimana kebersamaan Ke Jingteng dan Jiayi sepanjang waktu, namun sebagaimana kisah yang ditulis dalam novel, ternyata mereka pernah mengalami surutnya hubungan kedekatan sejak munculnya Xiaohua di tahun terakhir SMP. Dan Xiaohua inilah gadis yang banyak memberikan pengaruh terhadap pilihan-pilihan di masa SMP Ke Jingteng, termasuk dalam menentukan ke mana dia akan melanjutkan SMA.

Tapi dialah Ke Jingteng, yang pada akhirnya hatinya selalu kembali pada Jiayi, seorang gadis yang menyandang title “Apple of My Eye”-nya. Sampai akhirpun, meski telah berulang kali bertemu dengan gadis lain, hatinya tetap tak bisa lepas dari Shen Jiayi, pemilik masa remajanya.

“Karena masa mudaku, semua adalah tentangmu…” -Ke Jingteng.

Untuk ending ceritanya sendiri, baik dalam novel maupun film tetap berakhir sama. Yakin deh, sebagian besar penonton maupun pembaca pada awalnya pasti mengharapkan ending seperti apa yang mereka pikirkan, tapi ternyata berbeda dari cerita yang sesungguhnya. Namun itulah poin utama yang menghadirkan rasa penasaran sejak awal kisah dan membuat cerita ini begitu menarik. Meskipun terdapat perbedaan jalan cerita antara novel dan film, tapi secara keseluruhan jalan ceritanya sama.

Adanya perbedaan novel dan film sepenuhnya keputusan dari penulis yang juga berperan sebagai sutradara filmnya kali ya. Mungkin pada versi film, penulis ingin lebih fokus pada kisah Ke Jingteng dan Jiayi. Mungkin juga demi menjaga orisinalitas. Versi novelnya sendiri juga bagus dan kisahnya lebih detail. Kalau film You’re The Apple of My Eye ini adalah salah satu film favoritmu, jangan lupa baca novelnya! Ternyata tahun lalu film ini juga sudah dibikin versi Jepangnya. Happy reading dan happy watching 📖 🎬

6 pemikiran pada “[Review] You Are The Apple of My Eye

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s